New York: Donald Trump bergabung dengan anggota keluarga lainnya saat mereka memberikan penghormatan terakhir kepada mantan istrinya, Ivana Trump pada prosesi pemakaman di New York.
 
Ivana Trump yang wafat pada usia 73 tahun, merupakan istri pertama mantan Presiden Amerika Serikat (AS) itu. Dia meninggal mendadak Kamis 14 Januari 2022 lalu di rumahnya di Manhattan.
 
Kematiannya dinyatakan sebagai kecelakaan oleh pihak berwenang, dengan penyebab dinyatakan sebagai “luka akibat tumpul” pada tubuhnya setelah dia dilaporkan jatuh dari tangga.
 

Donald dan Ivana menikah pada 1977 dan bercerai pada 1992.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka memiliki tiga anak yakni, Donald Jr, Ivanka,dan Eric. Mereka semua menghadiri pemakaman di Gereja Katolik Roma St Vincent Ferrer.
 
Mereka dan keluarga mengikuti peti mati Ivana yang berwarna emas ke dalam gedung.
 
Tiffany Trump, putri mantan presiden dan istri keduanya, Marla Maples, juga menghadiri kebaktian tersebut.
 
“Hari yang sangat menyedihkan, tetapi pada saat yang sama perayaan kehidupan yang indah dan indah,” tulis Trump di platform media sosialnya Truth Social, sebelum menuju misa bersama istrinya saat ini, mantan ibu negara Melania Trump, seperti dikutip dari Sky News, Kamis 21 Juli 2022.
 
“Prosesi itu adalah ‘pengiriman’ yang elegan dan luar biasa untuk Ivana Trump,” kata teman lama R Couri Hay, seorang humas dan kolumnis gosip AS.
 
Ivana Trump ditemukan di bagian bawah tangga di apartemennya di sebelah secangkir kopi yang tumpah.
 
“Tidak ada indikasi tindakan kekerasan (dalam kematian Ivana Trump),” kata seorang pejabat.
 
Seorang atlet dan model ski kelahiran Ceko, ia menjadi terkenal dengan gaya rambutnya yang pirang dan penampilannya yang glamor.
 
Perceraian pasangan itu di depan umum sangat buruk, tetapi dalam beberapa tahun terakhir mereka berhubungan baik.
 
Dia muncul dalam film hit tahun 1996 The First Wives Club dengan kalimat yang sekarang terkenal: “Ladies, Anda harus kuat dan mandiri, dan ingat, jangan marah, dapatkan segalanya.”
 
Trump mengumumkan kematian mantan istrinya, Truth Social, yang dia dirikan setelah dilarang tanpa batas waktu dari Twitter.
 
“Dia adalah wanita yang luar biasa, cantik, dan luar biasa, yang menjalani kehidupan yang hebat dan inspiratif,” katanya.
 
“Kebanggaan dan kegembiraannya adalah ketiga anaknya, Donald Jr, Ivanka, dan Eric. Dia sangat bangga pada mereka, karena kami semua sangat bangga padanya. Istirahatlah dengan damai, Ivana!,” tulis Trump.
 
Keluarga Trump mengatakan: “Ivana Trump adalah seorang penyintas. Dia melarikan diri dari komunisme dan memeluk negara ini. Dia mengajari anak-anaknya tentang ketabahan dan ketangguhan, kasih sayang dan tekad”.
 
“Dia akan sangat dirindukan oleh ibunya, ketiga anaknya dan 10 cucunya,” ungkap pernyataan itu.
 
Seperti diketahui, Ivana Trump menikah empat kali, terakhir dengan aktor Italia Rossano Rubicondi.
 

(FJR)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News