customer.co.id – Bingung dengan cara mengembangkan bisnis e-commerce? Mengapa tidak menggunakan Facebook?

Penggunaan media sosial kini semakin meningkat dan Anda bisa memanfaatkannya demi kesuksesan bisnis e-commerce Anda.

Ingin tahu bagaimana caranya? Simak pembahasannya berikut ini.

Rubrik Finansialku

Metode Pemasaran Baru bagi Bisnis E-Commerce

Memang betul sekarang ini banyak sekali media sosial yang beredar, mengingat peminatnya juga cukup banyak. Kabar baiknya adalah media sosial juga kini bisa dijadikan sebuah media bagi pemasaran bisnis e-commerce Anda.

Namun, banyaknya jenis media sosial tentu membuat Anda bingung. Media sosial mana yang tepat bagi strategi pemasaran Anda? Mengapa tidak memulai dengan Facebook?

Mari mengenal Facebook, sebuah layanan jejaring sosial berkantor pusat di Menlo Park, California, Amerika Serikat yang diluncurkan pada bulan Februari 2004.

Facebook memiliki lebih dari satu miliar pengguna aktif, dimana lebih dari separuhnya menggunakan smartphone.

[Baca Juga: Tips dan Peranan Email Marketing (Pemasaran Email) untuk Para Vlogger YouTube]

Hasil riset Compete.com pada bulan Januari 2009 mengungkapkan bahwa Facebook adalah layanan jejaring sosial yang paling banyak digunakan menurut jumlah pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Entertainment Weekly menempatkannya di daftar “terbaik” akhir dasawarsa.

Facebook merupakan salah satu pilihan yang berpotensi, mengingat pada tahun 2016 Facebook berhasil memperoleh pendapatan dari iklan mencapai US$26,9 miliar (Rp363,1 triliun).

Tampak jelas bahwa Facebook sangat sering digunakan untuk saran menarik perhatian konsumen.

Namun Anda harus melihat kembali target pelanggan sebelum memilih Facebook sebagai media sosial pilihan bagi bisnis Anda.

Facebook sendiri terbukti memiliki pengguna yang beragam, dimana 32%-nya adalah wanita usia 25 hingga 54 tahun, dan 29%-nya adalah pria usia 25 hingga 54 tahun.

[Baca Juga: Bagaimana Mendorong Pemasaran Online Pada Bisnis Waralaba (Franchise) Anda?]

Apakah target usia pelanggan Anda sesuai dengan mayoritas pengguna Facebook? Jika iya, maka Anda bisa menggunakan Facebook sebagai salah satu cara untuk mengembangkan bisnis e-commerce.

Penasaran seperti apa caranya? Melalui artikel berikut Finansialku akan membahas cara memanfaatkan Facebook sebagai salah satu cara mengembangkan bisnis e-commerce Anda:

#1 Berikan Informasi Eksklusif di Facebook

Caranya sesungguhnya mudah saja, pertama-tama Anda harus memberikan sesuatu yang berbeda bagi pelanggan yang tergabung dalam laman Facebook bisnis Anda.

Dengan demikian, Facebook bisa menonjolkan daya tariknya. Sebagai contoh, Anda bisa memberikan info terbaru atau promo-promo menarik hanya via Facebook.

Dengan demikian, pelanggan akan bergabung di laman Facebook bisnis Anda untuk mendapatkan informasi eksklusif tersebut.

[Baca Juga: Para Investor, Hati-Hati dengan Penipuan Ponzi Berkedok Multi Level Marketing (MLM)]

Apabila Anda memberikan informasi yang sama dalam Facebook dan platform lainnya, maka tidak ada yang membedakan beberapa platform tersebut. Alhasil pelanggan tidak tertarik bergabung dalam laman Facebook Anda.

Jika Anda memiliki beberapa media sosial sekaligus, caranya bisa dengan memberikan informasi berbeda pada tiap media sosial.

Dengan demikian, bukan hanya menambah subscriber atau follower, Anda juga bisa membedakan pelanggan sesuai karakteristiknya, mana yang lebih suka promo menarik, mana yang lebih suka info terbaru, mana yang lebih suka menunggu info bazaar, dan sebagainya.

Free Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Dari sini Anda juga bisa memperoleh data perilaku konsumen.

Misalkan, dari data karakteristik konsumen tadi, Anda bisa menganalisisnya dan mengetahui, kelompok usia mana yang lebih suka promo menarik, dan usia mana yang lebih suka mencari informasi bazaar, dan sebagainya.

Data-data tersebut akan membantu Anda menyusun strategi pemasaran ke depannya. Menarik bukan?

#2 Bagikan Konten yang Unik

Di antara media sosial yang banyak beredar akhir-akhir ini, Facebook merupakan salah satu media pemasaran yang baik karena tidak ada batasan karakter atau huruf, atau batasan waktu konten Anda.

Oleh karena itu, Anda bebas berkreasi disini, mulai dari memberikan link promosi ataupun konten yang panjang dan berbobot.

Semakin menarik isinya, maka pelanggan akan lebih tertarik membacanya. Anda perlu membuat konten yang menarik untuk menarik perhatian pelanggan, bahkan untuk membuat mereka membagikan (share) konten tersebut.

[Baca Juga: 10 Cara Sopan Menolak Tawaran Telemarketing Produk Keuangan]

Selalu buat laman Facebook Anda menarik dengan berbagai macam post, dan jangan melulu mempromosikan produk atau jasa. Buat juga konten unik atau cerita yang mungkin masih ada hubungannya dengan produk atau jasa yang ditawarkan.

Adapun 3 tips mudah untuk menarik perhatian pelanggan dan membuatnya merasa terhubung dengan bisnis Anda adalah 3 kategori berikut:

    Membagikan konten dari situs.

    Mempromosikan konten atau produk.

    Meningkatkan keterlibatan pelanggan.

Selain itu, jangan lupa untuk membuat konten secara berkala. Apabila Anda tidak membuat konten baru dalam jangka waktu yang cukup lama, besar kemungkinan pelanggan akan merasa laman Anda sudah tidak aktif.

Alhasil mereka akan berhenti mengecek update laman tersebut.

#3 Targetkan Iklan dengan Baik

Keuntungan lainnya dari Facebook yakni platform iklan yang kokoh. Meski mungkin Anda tidak bisa membuat post secara berkala dan konsisten, namun tetap disarankan untuk menargetkan iklan dengan baik untuk memaksimalkan pemanfaatan dana iklan Anda.

Anda bisa menargetkan iklan berdasarkan lokasi, demografis, usia, jenis kelamin, minat pelanggan, perilaku pelanggan, dan sebagainya.

[Baca Juga: Temukan Cara Hebat untuk Menjadi Entrepreneur Kreatif dalam Mencapai Kesuksesan]

Pengguna Facebook memberi like pada 4,1 juta post setiap menitnya, sehingga terbukti Anda bisa memperoleh banyak keterlibatan pelanggan apabila menyampaikan konten yang tepat pada target yang tepat pula.

Memang tidak semudah kedengarannya, namun dengan cara ini tentunya Anda mempersempit target iklan Anda, dan memperluas peluang sukses iklan tersebut.

#4 Manfaatkan Retargetting Pixel

Retargetting Pixel merupakan alat yang sangat berpengaruh karena bisa mengikuti perilaku penggunakan media sosial Anda. Sekalinya pelanggan memasuki situs, maka Anda bisa menargetkan iklan kepada mereka.

Cara ini sangatlah strategis dan produktif, karena dengan retargeting pixel iklan pasti akan sampai pada pelanggan tertentu dan membuat mereka familiar dengan merek dagang Anda.

Secara umum pelanggan kemudian akan mengambil aksi setelah melihat iklan beberapa kali.

Free Download Ebook Panduan Investasi Emas untuk Pemula

Selain itu, Anda juga bisa mensegmentasi retargeting dengan melihat minat dan perilaku pelanggan.

Sebagai contoh, saat pelanggan A mengunjungi situs Anda dan pergi, Anda ingin mengubah target iklan karena artinya mereka tidak cocok dengan iklan tersebut.

Beda lagi apabila pelanggan B masuk dan akhirnya membeli produk atau jasa yang diiklankan tanpa keluhan, maka artinya target iklan tersebut sudah sesuai.

#5 Memberikan Layanan via Media Sosial

Anda juga bisa memanfaatkan media sosial seperti Facebook untuk memberikan pelayanan memuaskan dan berinteraksi dengan pelanggan.

Sebagai contoh dengan fitur live chat, dimana Anda bisa menerima pertanyaan atau keluhan secara langsung.

[Baca Juga: Pemasaran Jaringan: Memiliki Bisnis Waralaba Pribadi dengan Biaya Terjangkau]

Fitur chat dalam Facebook dapat diandalkan dan terbukti bisa mengatasi banyak sekali pengguna. Sehingga akan jauh lebih baik daripada ekstensi dari situs pribadi bisnis Anda.

Ditambah lagi, pengguna Facebook umumnya sudah familiar dengan situr ini, dan tidak ada biaya atau batasan apapun dalam penggunaannya. Fleksibilitas inilah yang menonjol dibandingkan ekstensi dalam situs yang bisa memberikan fitur serupa.

Tidak hanya memberikan kemudahan pelanggan untuk berinteraksi dengan Anda, ini juga bisa menjadi ajang promosi. Setelah berinteraksi dengan Anda, biasanya pelanggan akan mengunjungi laman Facebook atau situs Anda yang terlampir link-nya disana.

Gunakan Facebook dalam Mengembangkan Bisnis E-Commerce Anda

Ternyata luar biasa sekali manfaat Facebook dalam pengembangan bisnis. Terutama yang menonjol adalah di bagian pemasaran.

Nah, jika Anda juga kebingungan mencari media sosial, mengapa tidak mencoba Facebook dahulu?

Anda bisa langsung mengaplikasikan beberapa tips mudah di atas dan membuktikan efektivitasnya.

Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman Anda yang juga sedang kehabisan ide dalam bisnisnya.

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai cara mengembangkan bisnis e-commerce lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

Sumber Referensi:

    Jia Wertz. 17 Oktober 2017. 5 Ways To Use Facebook To Grow Your E-Commerce Business. Forbes.com – https://goo.gl/A6u9jm

Sumber Gambar:

    Cara Mengembangkan Bisnis E-Commerce – https://goo.gl/VLy6aZ

    Bisnis E-Commerce Facebook – https://goo.gl/2VLgBx

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News