loading…

Audit industri kelapa sawit masih terus bergulir. Menko Luhut memberikan pesan kepada para Bupati dan pejabat Daerah soal pelicin. Foto/Dok

JAKARTA – Audit industri kelapa sawit masih terus bergulir. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menerima data-data pendukung audit dari Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI).

“Saya mohon bantuannya bapak/ibu Bupati, bantu Pak Ateh, kepala dinas juga harus bantu. Jangan nuntut dua minggu beres, datamu juga harus beres. Kalau ada perkebunan main-main, kasih pelicin jangan mau terima,” pesan Luhut dalam sambutannya, di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Kamis (7/7/2022).

Baca Juga: Serap 16,2 Juta Tenaga Kerja, Begini Alasan Audit Industri Sawit

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI), Yulhaidir mengatakan, dukungannya terhadap pemerintah untuk melakukan audit tata kelola industri sawit.

“Kami mendukung apa yang akan dilakukan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) untuk mengaudit dengan tentunya berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten,” kata Yulhaidir.

Lebih lanjut Yulhaidir membeberkan, mulai dari luas perkebunan sawit di kabupaten, jumlah perusahaan sawit, dan luas perkebunan sawit perusahaan. Ada juga data kelengkapan legalitas perusahaan sesuai ketentuan undang-undang dan peraturan lainnya yang berlaku, baik legalitas yang dimiliki dan belum dimiliki perusahaan.

Kemudian ada juga data luas plasma perkebunan sawit dan kemitraan yang menjadi kewajiban perusahaan, jumlah pabrik kelapa sawit yang berlokasi di kabupaten serta data pemilik atau pengelolanya.

“AKPSI juga menyiapkan data jumlah fasilitas pemerintah, kabupaten yang digunakan perusahaan, mulai dari jalan, jembatan, pelabuhan, rumah sakit, dan lain-lain dihitung secara kuantitatif dan kualitatif,” kata Yulhaidir.

Baca Juga: Kontribusi Industri Sawit: Serap 16,2 Juta Pekerja dan Sumbang 15,6% Ekspor

Selanjutnya ada data jumlah penduduk atau kepala keluarga yang bekerja di area perkebunan sawit atau tanaman sawit dan juga data jumlah desa di area perkebunan sawit. Yang terakhir ada data daftar inventarisasi masalah (DIM) kabupaten terhadap persoalan sawit mulai hulu hingga hilir.

AKPSI juga menyampaikan 4 isu utama soal sawit untuk segera ditangani pemerintah. Isu pertama adalah soal perlindungan dan pemberdayaan petani, kedua penyelesaian konflik lahan sosial, ketiga masalah keberlanjutan lingkungan, dan terakhir peningkatan nilai tambah industri sawit.

(akr)

Artikel ini bersumber dari ekbis.sindonews.com.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News