customer.co.id – Apa sih sebenarnya definisi peer to peer?
Kini terdapat banyak alternatif solusi pinjaman bagi calon debitur, salah satunya adalah pinjaman online. Salah satu contoh pinjaman online adalah Peer to Peer Lending. Namun sayangnya masih banyak yang belum mengenal peer to peer dengan baik.
Penasaran apa definisi peer to peer sebenarnya? Simak penjelasannya berikut ini.
Peer to Peer (P2P) Lending Adalah
Untuk memenuhi tingginya permintaan, kini produk kredit atau pinjaman semakin bervariasi.
Tidak hanya pinjaman dari bank berupa fasilitas kredit seperti Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau Kredit Multi Guna (KMG), namun ada juga pinjaman uang online, contohnya Peer to Peer (P2P) Lending.
Lalu apa definisi pinjaman uang online berupa P2P Lending ini?
Berikut adalah beberapa definisi dari P2P Lending:
#1 Definisi Menurut KoinWorks
P2P Lending adalah kegiatan pinjam meminjam antar perseorangan.
Praktik ini sudah lama berjalan dalam bentuk yang berbeda, seringkali dalam bentuk perjanjian informal.
KoinWorks juga mendefinisikan P2P Lending sebagai praktik atau metode memberikan atau mengajukan pinjaman uang kepada individu atau bisnis, yang menghubungkan pemberi pinjaman dengan peminjam atau investor secara online.
#2 Definisi Menurut Centra Usaha
Definisi P2P Lending versi Centra Usaha adalah perusahaan yang menjadi wadah bertemunya investor atau pemberi pinjaman dengan calon peminjam (borrower).
[Baca Juga: Ini 5 Alasan Kenapa Bisnis Anda Membutuhkan Pinjaman Modal Usaha]
#3 Definisi Menurut Cermati
Cermati mengungkapkan definisi P2P Lending sebagai suatu sistem (platform) yang mempertemukan pemberi pinjaman (kreditur) dengan peminjam (debitur) dan kegiatan pinjam-meminjam di P2P Lending dilakukan secara online.
Merangkum seluruh definisi yang ada, bisa dibilang P2P Lending merupakan konsep finansial yang menggunakan bantuan teknologi informasi untuk menghadirkan layanan pinjam meminjam uang dengan mudah.
Penyedia hanya menyediakan sarana yang memungkinkan pendana dan peminjam untuk melakukan proses pinjam meminjam secara online.
Sistem ini disebut peer to peer adalah karena dilakukan oleh sesama pengguna awam, bukanlah oleh lembaga resmi seperti bank atau koperasi.
P2P Lending merupakan wadah untuk bertransaksi, baik sebagai peminjam maupun sebagai investor.
Sistem peminjaman ini merupakan sistem yang tepat jika Anda menginginkan pinjaman pribadi yang cepat atau bagi Anda yang memiliki dana berlebih dan masih bingung kemana Anda ingin menginvestasikannya.
Sistem Kerja Peer to Peer (P2P) Lending
Skema kerja Peer to Peer Lending dapat dilihat pada skema P2P di bawah ini:
Berdasarkan skema tersebut, maka ada 2 pihak yang berpartisipasi dalam aktivitas pinjam meminjam online ini, yaitu sebagai berikut:
Peminjam
Apabila Anda adalah peminjam, maka Anda perlu mengunggah seluruh dokumen yang disyaratkan untuk mengajukan pinjaman uang online, seperti laporan keuangan dalam jangka waktu tertentu, identitas diri, serta alasan peminjaman uang.
Status peminjaman Anda bisa saja ditolak atau diterima. Jika ditolak maka Anda harus memperbaiki segala hal yang menyebabkan penolakan tersebut. Dan jika diterima, maka suku bunga pinjaman akan ditentukan dan pengajuan Anda akan diunggah ke marketplace.
Marketplace merupakan sarana di mana pendana dapat melihat seluruh pengajuan pinjaman yang tersedia.
Investor
Anda akan diberikan akses untuk menelusuri data pengajuan pinjaman yang tersedia, termasuk informasi terkait pengajuan pinjaman seperti riwayat keuangan peminjam, tujuan peminjaman, pendapatan peminjam, dan lain sebagainya.
Jika Anda menemui pengajuan pinjaman yang sesuai dan setuju untuk menginvestasikan dana, maka investasi langsung terjadi saat Anda melakukan deposit sesuai tujuan investasi Anda.
Uang yang diinvestasikan akan kembali kepada Anda setiap bulan berupa angsuran yang komponennya adalah pokok utang disertai bunga yang telah disepakati sebelumnya.
[Baca Juga: Jika Punya Uang Lebih: Mempercepat Pelunasan KPR atau Melakukan Investasi?]
Mengenai tingkat keamanannya, Anda juga tidak perlu khawatir.
Salah satu platform P2P Lending di Indonesia, KoinWorks sudah dilengkapi beberapa fitur pengaman, seperti:
Syarat Peer to Peer (P2P) Lending
Berikut adalah syarat menjadi pendana di P2P Lending:
Berikut adalah syarat menjadi peminjam di P2P Lending:
Kelebihan dan Kekurangan Peer to Peer (P2P) Lending
Sebuah produk pinjaman tentunya tidak lepas dari kelebihan dan kekurangan yang membatasinya.
Sebelum memutuskan untuk mengambil P2P Lending, sebaiknya Anda mengetahui beberapa kelebihan dan kekurangannya berikut ini:
Kelebihan P2P Lending:
Kekurangan P2P Lending:
Peer to Peer (P2P) Lending vs Crowdfunding
Pada dasarnya, terdapat 2 jenis pendanaan secara online yang berkembang pada saat ini, yaitu P2P Lending dan Crowdfunding.
Peer to Peer (P2P) Lending dan Crowdfunding memang seperti memiliki kesamaan antara satu dan yang lainnya, namun sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang jelas.
Untuk mengetahuinya, mari mengenal Crowdfunding terlebih dahulu.
Crowdfunding adalah sebuah dana dalam bentuk donasi di mana prosesnya melibatkan 3 pihak yaitu, pemilik project, pemberi dana, dan penyedia platform.
Serupa dengan P2P Lending, pemilik project akan menceritakan ide bisnisnya termasuk bagaimana prospek dan peluang perkembangan bisnisnya dalam beberapa periode ke depan.
Kemudian, apabila ada pemberi dana yang tertarik, maka pemberi dana akan beramai-ramai atau patungan memberi dana bagi bisnis Anda.
Semua itu dijalankan pada platform yang disediakan penyedia platform.
[Baca Juga: Karena Ada Website Financial Aggregator, Sekarang Membandingkan Produk Keuangan Jadi Ga Ribet]
Nah, karena sifatnya seperti donasi, maka Crowdfunding juga sering dimanfaatkan sebagai aksi penggalangan dana untuk tujuan sosial.
Melihat perbandingan tersebut, maka tampak jelas bahwa pada dasarnya P2P Lending merupakan sebuah jenis pinjaman atau utang, sedangkan Crowdfunding berupa sumbangan atau donasi.
Memang betul keduanya bersinggungan, tapi keduanya memiliki persamaan mendasar, yaitu keduanya sama-sama merupakan sebuah jenis pendanaan yang dapat diperoleh secara online melalui platform yang disediakan oleh penyedia platform.
Namun, tentu keduanya memiliki perbedaan yang jelas, yaitu:
Perbedaan 1
Dalam P2P Lending, ada perjanjian tertulis terkait sejumlah dana yang Anda pinjam dari para investor dan kewajiban untuk mengembalikan dana tersebut. Karena merupakan sebuah perjanjian tertulis, Anda tentunya wajib memberikan informasi yang terperinci terkait dengan bisnis tersebut sesuai kesepakatan. Sementara dalam Crowdfunding, tidak ada perjanjian tertulis karena sifatnya yang sukarela.
Perbedaan 2
Agar memperoleh dana dalam Crowdfunding, Anda perlu mempresentasikan project dengan baik melalui penyedia platform dengan tujuan menarik minat para pemberi dana untuk menyumbangkan uang secara sukarela. Di mana dalam P2P Lending, Anda tidak perlu melakukannya.
[Baca Juga: Simulasi Kredit: Sebelum Cari Pinjaman Uang, Hitung Dulu Berapa Angsurannya]
Beberapa Platform Penyedia Peer to Peer (P2P) Lending
Beberapa contoh website dan platform online yang menyediakan jasa P2P Lending antara lain:
#1 KoinWorks.com
#2 Amartha.com
#3 Crowdo.com
#4 Investree.id
#5 Modalku.co.id
#6 Gandeng Tangan
#7 Dana Didik
Peer to Peer (P2P) Lending untuk Modal Usaha?
Nah, setelah mengenal dan mempelajari mengenai P2P Lending lebih dalam, Anda bisa mempertimbangkan keputusan: AMBIL atau TIDAK untuk modal usaha?
Jika Anda masih ragu, Anda bisa meminta bantuan perencana keuangan untuk memberikan rekomendasi yang terbaik mengenai keputusan Anda.
Finansialku siap membantu Anda dengan perencana keuangan bersertifikat CFP yang selalu memberikan solusi berdasarkan data dan fakta yang ada.
Dengan demikian, Anda bisa menerima solusi terbaik di tengah kegalauan Anda terhadap produk pinjaman yang satu ini.
Hubungi Finansialku sekarang juga dengan menghubungi kontak kami melalui formulir online, telepon (022 – 2056 5890) atau email ([email protected]).
*Disclaimer: Penyebutan merek pada artikel ini hanya bertujuan sebagai sarana edukasi, bukan untuk tujuan-tujuan lainnya.
Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai Peer to Peer lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah.
Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.
Sumber Referensi:
Sumber Gambar:
Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News