loading…

Wakil Presiden Maruf Amin (dua kanan) menyerahkan secara simbolis santunan program BPJS Ketenagakerjaan (BP JAMSOSTEK) senilai Rp443 miliar kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah (kiri).

JAKARTA – Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Jakarta Cilandak Puspitaningsih berharap seluruh pekerja di Indonesia bisa segera masuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan memiliki perlindungan jaminan sosial tenaga kerja dapat terhindar dari risiko sosial ekonomi.

“Semoga dengan simbolis penyerahan santunan tersebut dapat menumbuhkan kesadaran seluruh pekerja dan pemberi kerja di Indonesia,” kata Wetty, sapaan akrab Puspitaningsih dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/7/2022).

(Baca juga:BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Melindungi Seluruh Pekerja)

Menurut Wetty, pihaknya selalu berkolaborasi dengan semua stakeholder untuk memastikan pekerja yang belum terlindungi bisa segera menjadi peserta BPJamsostek.

Diketahui, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin, Jumat (1/7/2022) lalu menyerahkan santunan program BPJS Ketenagakerjaan (BP JAMSOSTEK) senilai Rp443 miliar. Santunan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah.

Dalam menyerahkan santunan tersebut, Wapres didampingi Direktur Utama BP JAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo dan Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Pepen Nazaruddin di Lombok NTB.

(Baca juga:Pekerja Magang Wajib Memiliki BPJS Ketenagakerjaan)

Pemberian santunan secara simbolis yang dilakukan Wapres Ma’ruf Amin itu sejatinya berasal dari 35.000 lebih klaim manfaat program BP JAMSOSTEK di Provinsi NTB selama periode Juni 2021 hingga saat ini.

Dalam sambutannya, Wapres menyampaikan berbagai bantuan yang diserahkan merupakan komitmen dan kewajiban pemerintah untuk memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat tidak mampu. Selain itu juga untuk mendukung pemberdayaan agar nantinya masyarakat bisa mandiri.

“Mudah-mudahan apa yang diberikan oleh pemerintah ini memberikan manfaat kepada keluarga dan anak-anaknya, termasuk untuk beasiswa yang dari SD sampai dengan perguruan tinggi. Semoga pemerintah bisa terus memberikan santunan-santunan perlindungan sosial kepada masyarakat miskin di mana pun berada termasuk di Nusa Tenggara Barat ini melalui Kemensos dan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Maruf Amin.

Artikel ini bersumber dari ekbis.sindonews.com.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News