customer.co.id – Mempersiapkan dengan kehadiran anggota keluarga baru penting untuk dilakukan.

Pasalnya, perubahan situasi mendadak di lingkungan rumah bisa saja berdampak pada kondisi mental hewan peliharaan yang dapat membuatnya stres bahkan mudah sakit.

Sejumlah persiapan yang perlu dilakukan sebenarnya tidak terlalu rumit, namun harus dipersiapkan secara matang bahkan jauh hari sebelum kelahiran bayi.

Persiapan hewan peliharaan dengan kehadiran bayi

Ada beberapa cara untuk menyiapkan mental ” ” dengan kehadiran bayi di rumah.

Menurut Animal Humane Society (AHS), mempersiapkan anak bulu berkaki empat seperti kucing atau perlu dilakukan secara perlahan.

Hal tersebut dapat membantu menciptakan transisi perubahan suasana lingkungan yang nyaman hewan peliharaan dan juga si kecil.

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan agar hewan peliharaan tidak mudah stres dengan lingkungan baru.

1. Rencanakan jauh-jauh hari

Beberapa yang terbiasa tinggal di dalam rumah bisa menunjukkan kecemburuan karena mereka tak lagi menjadi pusat perhatian jika anggota keluarga baru sudah datang.

Maka dari itu, menurut American Kennel Club (AKC), persiapan yang matang dan dilakukan jauh-jauh hari sebelum kelahiran buah hati merupakan cara terbaik untuk memudahkan anak bulu beradaptasi.

Contohnya menerapkan latihan dasar kepatuhan dengan memindahkan kotak kotoran ke area yang lebih khusus.

Selain itu, menyiapkan berbagai furnitur dan kebutuhan bayi di kamar khusus juga perlu dilakukan.

Kegiatan ini dapat membantu hewan peliharaan menyelidiki setiap ruangan baru di rumah, sebelum kita menyatakan pada mereka bahwa area itu tidak boleh dimasuki oleh anak bulu kita.

2. Perkenalkan dengan suara bayi

Pada umumnya akan lebih sering menangis dan menimbulkan suara bising di rumah.

Satu-satunya cara mempersiapkan situasi itu adalah dengan mengenalkan anak bulu ke suara-suara tersebut menjelang kelahiran bayi.

Segera siapkan beberapa rekaman suara tangisan bayi dan dengarkan langsung agar anak bulu dapat mengidentifikasi dan memahami suara tersebut dan tidak membuatnya takut.

3. Kenalkan aturan baru

Jika tidak ingin kamar tidur bayi dimasuki hewan peliharaan, segera terapkan aturan baru pada anak bulu.

Kemudian mulailah mengajari hewan peliharaan untuk tidak mencakar di sembarang tempat, ajari di mana tempat seharusnya tidur di malam hari dan beberapa aturan lainnya.

4. Latihan mengenali anak bulu dengan bayi

Beberapa bulan sebelum kelahiran, tak ada salahnya untuk mencoba cara ini.

Setiap kali kita pulang dari kantor atau bepergian, bawalah selimut yang akan dikenakan bayi saat membawanya pulang dari rumah bersalin.

Kebiasaan ini dapat membantu hewan peliharaan menjadi lebih akrab dengan aroma selimut atau aroma bayi sebelum perkenalan itu dimulai.

Tips mengenalkan hewan dengan kehadiran bayi di rumah

Selain mempersiapkan mentalnya dan mengikuti beberapa cara di atas, tahap selanjutnya adalah cara mengenalkan hewan peliharaan pada bayi untuk pertama kalinya. Lalu, bagaimana caranya?

1. Perkenalkan secara perlahan

Ketika baru saja pulang dari rumah bersalin dan sampai di rumah. Jangan langsung mendekatkan bayi ke hewan peliharaan.

Bisa saja mereka akan merasa bingung, bahkan ketika melihat ada bayi yang baru saja mereka lihat.

Begitu masuk ke rumah, perhatikan gerak-geriknya lebih dulu dan tunggu sejenak. Cara ini dapat memberitahu kita tentang kondisi mentalnya melihat kedatangan anggota keluarga baru.

Ketika situasi sudah tenang, luangkan waktu sebentar agar hewan peliharaan segera bertemu dengan si kecil.

Pertemuan pertama kali harus dilakukan secara perlahan dan hati-hati. Jagalah tangan bayi agar gerakannya tidak dianggap sebagai ancaman bagi hewan peliharaan kita.

Jika mereka menunjukkan ekspresi cemas atau kesal, beri mereka waktu. Kemudian coba lagi di lain kesempatan.

2. Perhatikan semua interaksi yang terlihat

Jangan meninggalkan bayi dan hewan peliharaan dalam satu ruang tanpa pengawasan.

Hal itu dapat membahayakan keselamatan bayi meskipun mereka terlihat tenang di fase perkenalan.

Amati setiap interaksi yang terjadi, bila perlu jalin komunikasi yang baik dengan anak bulu dan ucapkan ke mereka bahwa bayi ini adalah anggota keluarga yang baru.

Jika hewan peliharaan memperlihatkan ekspresi yang membahayakan, mengurung mereka di kandang atau mengikat lehernya dengan tali di hari-hari pertama dapat membuat situasi di rumah jadi lebih terkendali.

3. Butuh kesabaran

Merawat bayi baru lahir sekaligus hewan peliharaan yang sudah terbiasa dengan tinggal satu rumah dengan kita memang dapat menjadi kegiatan yang melelahkan.

Namun situasi tersebut biasanya hanya terjadi di awal-awal perkenalan. Sehingga diperlukan persiapan yang matang dan banyak kesabaran.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website kompas.com. Situs https://customer.co.id adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://customer.co.id tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News