Cara Menentukan Arah Kiblat Menggunakan Aplikasi, Tak Usah Bingung Saat di Tempat Asing!

Cara menentukan arah kiblat memang tidak bisa dilakukan sembarangan.

Mimpi – Cara menentukan arah kiblat sangat penting bagi umat Islam. Karena menghadap ke arah kiblat merupakan salah satu syarat sahnya shalat.

Kiblat sholat bagi umat Islam adalah Kabah di Masjidil Haram, Kota Mekah. Penentuan arah kiblat harus tepat, sebab sholat tidak sah apabila tidak menghadap kiblat. Kecuali jika seseorang sedang berada dalam kondisi peperangan atau di atas kendaraan.

Imam Abu Ishak Ibrahim bin Ali Yusuf Al Fairuzzabadi Al Syairazi dalam kitab Al Muhadzdzab fi Fiqh Al Imam Al Syafi’i menyebutkan, ” menghadap kiblat merupakan syarat sah sholat kecuali dalam dua kondisi, yakni ketika kondisi teramat bahaya (perang berkecamuk) dan sholat sunnah yang dikerjakan saat perjalanan.”

Tak jarang kita merasa kebingungan menentukan arah kiblat saat berada di tempat asing. Meskipun kita bisa bertanya dengan penduduk setempat, namun kadang tidak ditemukan satu orang pun. Inilah mengapa sebagai umat Islam kita harus tahu cara menentukan arah kiblat.

Pengetahuan tentang cara menentukan arah kiblat ini perlu dikuasai karena tiap lokasi atau titik di mana kita sedang berada memiliki posisi lintang dan bujur yang berbeda-beda. Cara menentukan arah kiblat memang tidak bisa dilakukan sembarangan. Namun demikian jaman telah berkembang pesat. Menentukan arah kiblat bisa dilakukan dengan sangat mudah, yaitu menggunakan aplikasi atau laman website.

Berikut ulasan selengkapnya tentang cara menentukan arah kiblat menggunakan aplikasi, dirangkum Mimpi dari berbagai sumber.

1 dari 4 halaman

Penjelasan Ulama tentang Arah Kiblat

Sebelum lebih lanjut membahas tentang cara menentukan arah kiblat menggunakan aplikasi, kita perlu mengetahui pendapat ulama tentang asal usul arah kiblat.

Jumhur ulama sepakat bahwa menghadap arah kiblat menjadi syarat sah mengerjakan sholat, kecuali sholat khauf (sholat dalam kondisi siaga, perang, takut), sholat di atas kendaraan, sholatnya orang yang tidak tahu arah kiblat, orang yang sakit dan tidak mampu menggeser tubuhnya dan orang yang terikat (marbuth).

Jika dalam kondisi seperti yang disebutkan di atas, maka umat Muslim diperbolehka mengharap ke arah yang diyakini sebagai kiblat.

Sebab menghadap ke arah kiblat dilakukan apabila mampu dan aman dari serangan apapun baik hewan buas maupun musuh. Hal ini sebagaimana yang ditegaskan oleh para ulama dari madzhab Maliki dan Hanafi.

2 dari 4 halaman

Sejarah Singkat Arah Kiblat

© Unsplash.com

Sebelum menghadap Baitullah, arah kiblat bagi umat Islam untuk shalat adalah menghadap Masjidil Aqsha di Yerusalem, Palestina. Perubahan arah kiblat ini tidak dilakukan secara kebetulan melainkan berdasarkan wahyu Allah SWT yang diturunkan langsung kepada Nabi SAW.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa pada suatu hari ketika Nabi Muhammad SAW sedang shalat bersama para sahabatnya di Masjid Kiblat Madinah, turunlah Surat Al-Baqarah ayat 144.

” Sungguh kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjid Al-Haram dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang yang diberi kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjid Al-Haram itu adalah benar dari tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.”

Jejak penunjuk arah kiblat lama masih ada di Masjid Kiblat. Salah satu penjaga masjid, Mohammed Ismail, menunjukkan penanda arah kiblat lama yang terletak di atas pintu masuk yang sejajar dengan kiblat baru. Penanda kiblat lama berupa batu marmer putih gading dengan ukiran mirip sajadah.

3 dari 4 halaman

Cara Menentukan Arah Kiblat Menggunakan Aplikasi

Setelah mengetahui sejarah singkat arah kiblat, selanjutnya kamu juga perlu mengetahui cara menentukan arah kiblat.

Tak perlu susah sudah menetukan garis lintang dan sebagainya, kamu hanya cukup menentukan arah kiblat secara online di ponsel pintarmu. Sebab saat berada di suatu tempat yang asing dan tidak ada orang yang bisa ditanyai, kamu hanya perlu membuka laman website di google untuk menentukan arah kiblat.

Aplikasi website yang bisa digunakan untuk menentukan arah kiblat secara online adalah pencari kiblat. Bermodal peramban yang ada di semua ponsel pintar, kamu bisa mengaksesnya dengan bantuan koneksi internet.

Kamu hanya cukup memasukkan lokasi di mana kamu berada. Kemudian aplikasi web yang menggunakan formula haversine ini akan menentukan rute langsung antara titik lokasimu ke arah kiblat. Pastikan fitur lokasi (GPS) di ponselmu aktif ya!

4 dari 4 halaman

Cara Menentukan Arah Kiblat Secara Offline

Tak jarang saat berada di suatu tempat kita kesulitan mendapatkan koneksi internet. Sementara sudah tiba waktu sholat dan harus menentukan arah kiblat yang benar.

Ilustrasi© urbandigital.id

Tenang saja, kamu tetap bisa memanfaatkan aplikasi pencari kiblat web offline. Anda hanya perlu menginstalnya di halaman Rumah di ponsel. Lalu tekan tombol menu dan pilih ‘tambahkan ke layar utama’. Nah aplikasi web tersebut sudah hadir di ponselmu seperti aplikasi lainnya. Dengan demikian kamu bisa lebih cepat untuk mengetahui arah kiblat.

Demikian itulah cara menentukan arah kiblat menggunakan aplikasi yang sangat mudah dilakukan. Saat berada di suatu tempat yang asing dan tidak orang yang bisa ditanyai mengenai arah kiblat, sebenarnya bisa menghadap ke arah mana saja yang diyakini sebagai kiblat. Akan tetapi dengan mengetahui secara pasti arah kiblat, akan membuat sholat kita jadi lebih mantab dan khusyuk.


Artikel ini bersumber dari www.dream.co.id.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News