TEMPO.CO, Jakarta – Sejak dulu daun kelor dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Daun ini bahkan bisa dijadikan obat menurunkan berat badan jika dikonsumsi dengan cara yang tepat.

Menurut penelitian, 100 gram bubuk kelor mengandung 34 gram serat. Serat, terutama yang larut, direkomendasikan untuk orang yang ingin menurunkan berat badan karena dapat menekan nafsu makan dan membuat makan lebih sedikit dari biasa.  Serat juga menurunkan tingkat hormon lapar yang diproduksi tubuh.

Sayangnya, banyak orang belum mengetahui bagaimana seharusnya mengonsumsi daun kelor agar manfaat dan khasiatnya tetap terjaga. Berikut empat cara mengonsumsi daun kelor yang baik, untuk menurunkan berat badan.

Bentuk bubuk
Pertama adalah dikonsumsi dalam bentuk bubuk. Anda bisa menambahkan bubuk kelor ke smoothie, yogurt, atau susu kocok. Ini adalah bentuk paling populer dari kelor yang bisa digunakan. Keuntungan yang didapat dengan bubuk kelor adalah bisa dibeli dalam jumlah besar. Bubuk kelor juga lebih murah dibandingkan kapsul atau minyak kelor.

Dalam bentuk kapsul
Jika ke apotek, Anda akan diberikan banyak pilihan kapsul yang mengandung daun kelor. Kapsul kelor sangat mudah dikonsumsi dan cukup ditelan dengan air.  Banyak wanita menyarankan kapsul daun kelor untuk menurunkan berat badan karena sangat terkonsentrasi. Namun demikian, tetap disarankan untuk memeriksa dosis kapsul yang benar sebelum diminum.

Selain dua cara tadi, cara berikut juga disarankan dalam mengonsumsi daun kelor untuk menurunkan berat badan.

bentuk teh
Anda juga bisa membuat rebusan dengan bubuk kelor dan meminumnya sebagai teh. Karena bebas kafein, teh kelor bertindak sebagai minuman yang menenangkan. Anda juga bisa mencampurkan dengan es jika ingin lebih segar.

Minyak kelor
Minyak kelor dikenal sebagai produk perawatan kulit dan rambut yang baik.  Minyak memiliki sifat penyembuhan yang sangat baik dan ditemukan sebagai bahan dalam banyak produk kosmetik. Minyak kelor ada dalam formula berbagai produk kosmetik.

Pakar Ungkap Manfaat Daun Kelor bagi Pasien Hipertensi


Artikel ini bersumber dari gaya.tempo.co.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News