Jakarta

Jerawat menjadi masalah kulit yang sering ditakutkan oleh banyak orang. Banyak hal yang bisa menjadi penyebab munculnya jerawat. Stress dan masalah hormon menjadi penyebab utamanya.

Masalah kulit ini juga sering dikaitkan dengan pemilik kulit berminyak. Padahal, jerawat bisa tumbuh di wajah dengan jenis kulit kering juga, lhoBeauties. Sederhananya, jerawat terjadi ketika minyak berlebih dan kulit mati menyumbat pori-pori.

Tubuh kita memiliki kelenjar sebasea yang berfungsi untuk menghasilkan minyak. Zat minyak yang dihasilkan ini disebut sebagai sebum. Salah satu bagian tubuh yang banyak memiliki kelenjar sebasea adalah wajah.




Ilustrasi jerawat./ Foto: freepik.com

Ketika kelenjar sebasea di wajah memproduksi sebum secara berlebihan, lalu bersamaan dengan adanya penumpukan sel kulit mati di wajah, saat itulah pori-pori wajah akan tersumbat.

Penyumbatan ini yang menyebabkan munculnya jerawat. Kondisi pori-pori yang tersumbat, memberi kesempatan untuk bakteri tumbuh dan berkembang di wajah.

Salah satu jenis bakteri yang bisa tumbuh adalah Propionibacterium acnes. Jika kamu malas mencuci wajah, atau selalu menyentuh wajah tanpa mencuci tangan, maka pertumbuhan bakteri akan semakin pesat.

Alhasil, jerawat di wajah kamu terus bertambah banyak. Pertumbuhan bakteri ini, akan memberikan respon pada sistem imun tubuhmu. Maka dari itu, tidak sedikit Beauties yang mengalami peradangan pada jerawatnya.

Jika sudah begini, kamu harus lebih rajin memperhatikan kebersihan dan melakukan perawatan pada kulit wajahmu. Sebelum jerawat semakin bertambah parah, kamu bisa melakukan pencegahan.

Rajin mencuci wajah dengan lembut, maksimal 2 kali sehari, mencuci tangan sebelum mengaplikasikan skincare pada wajah, hingga memilih perawatan kulit khusus untuk wajah berjerawat adalah cara pencegahan yang bisa kamu lakukan.




Skincare dengan bahan yang tepat untuk wajah berjerawat, bisa mengurangi peradangan dan pertumbuhan jerawat di wajah.
Gunakan rangkaian produk yang tepat untuk wajah berjerawat/Foto: istockphoto.com

Kamu disarankan untuk melakukan pembersihan ganda saat membersihkan wajah. Pilihlah sabun wajah yang mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida. Cuci wajah dengan lembut, tanpa menggosoknya secara kuat, lalu keringkan wajah dengan handuk berbahan lembut dan bersih.

Setelah mencuci wajah, gunakanlah toner atau larutan zat bagi kamu pemilik kulit berminyak. Bagi pemilik kulit kering, disarankan untuk menggunakan toner pelembab.

Perhatikan juga bahan-bahan di dalamnya toner. Pastikan tidak mengandung alkohol, sebab alkohol dapat menyebabkan kulit kering, iritasi dan sensasi perih pada jerawat.




Jangan lupa untuk menggunakan gel atau krim jerawat dalam rutinitas perawatan kulit Anda.
Pentingnya menggunakan gel atau krim jerawat/Foto: istockphoto.com

Selanjutnya, gunakan produk anti jerawat yang biasanya berbentuk krim atau gel. Karena produk tersebut dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering, jadi kamu juga harus menggunakan pelembab.

Pilihlah pelembab yang memiliki kandungan bebas minyak atau bebas minyaksehingga kulit wajah kamu tidak lengkat dan tetap terhidrasi. Disarankan untuk menggunakan pelembab bertekstur lotion atau gel.

Pastikan juga produk yang kamu gunakan tidak menyebabkan jerawat dan komedo, atau termasuk jenis produk non-komedogenik. Selain menjaga kebersihan kulit, serta menggunakan produk skincare yang tepat, kamu juga harus pintar mengelola stress, ya, Beauties.

Dengan begitu, masalah jerawat membandel kamu, dapat diatasi dengan baik. Apabila masalah semakin bertambah parah, jangan sungkan untuk menghubungi dokter, agar masalah jerawatmu dapat diatasi dengan tepat.

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam peristiwa seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Bangsa. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ya ya)

Artikel ini bersumber dari www.beautynesia.id.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News