Dalam keseharian, pasti kita sering kali melakukan pengukuran panjang, mengukur jarak, ketebalan, dan masih banyak lagi. Biasanya, dalam pengukuran ini kita menggunakan satuan panjang.

Berikut ini ada pengertian terkait tangga satuan panjang, cara hitung, dan contoh soalnya.

Satuan Panjang Adalah

Satuan panjang adalah konversi yang digunakan dalam menentukan panjang. Satuan panjang digunakan untuk mengidentifikasi ukuran suatu benda atau jarak dari titik awal ke titik akhir. Menurut Satuan Internasional (SI), standar satuan panjang adalah meter (m).



Sistem ini dijadikan satuan standar untuk internasional. Standar satuan meter inilah yang membuat kita mengenal Kilometer (km), Centimeter (cm), dan satuan panjang lainnya. Pada susunan tangga konversi satuan panjang, nilai setiap satuannya berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain.

Tangga Satuan Panjang

Tangga satuan panjang digunakan untuk mempermudah dalam melakukan konversi satuan panjang. Rumusnya sangatlah mudah, yakni setiap turun satu anak tangga dikali dengan 10 dan setiap naik satu anak tangga dibagi dengan 10.

Contoh tangga satuan panjang. Foto: Sumber Belajar Kemdikbud

Cara menentukan nilai satuan panjang dari tangga pada gambar konversi satuan panjang di atas yaitu:

  • Jika kita menaikkan setiap satu anak tangga pada tangga konversi, maka nilainya dibagi dengan 10.
  • Jika kita menurunkan setiap satu anak tangga pada tangga konversi, maka nilainya dikalikan dengan 10.

Dari tangga konversi satuan panjang di atas, maka bisa ditafsirkan sebagai berikut:

  • 1 km = 10 berat
  • 1 km = 100 bendungan
  • 1 km = 1000 m
  • 1 km = 10.000 dm
  • 1 km = 100000 cm
  • 1 km = 1.000.000 mm
  • 1 m = 0,001 km
  • 1 m = 0,01 hm
  • 1 m = 0,1 bendungan
  • 1 m = 10 dm
  • 1 m = 100 cm
  • 1 m = 1000 mm
  • 1 km = 1000 m
  • 1 hm = 100 m
  • 1 bendungan = 10 m
  • 1 m = 1 m
  • 1 dm = 0,1 m
  • 1 cm = 0,01 m
  • 1 mm = 0,001 m
  1. 1 hm = 10 bendungan = 100 m = 1.000 dm = 10.000 cm = 100.000 mm = 0,1 km
  2. 1 bendungan = 10 m = 100 dm = 1.000 cm = 10.000 mm = 0,1 hm = 0,01 km
  3. 1 dm = 10 cm = 100 mm = 0,1 m = 0,01 bendungan = 0,001 hm = 0,0001 km
  4. 1 cm = 10 mm = 0,1 dm = 0,01 m = 0,001 bendungan = 0,0001 hm = 0,00001 km
  5. 1 mm = 0,1 cm = 0,01 dm = 0,001 m = 0,0001 bendungan = 0,00001 hm = 0,000001 km

Perhatikan tangga satuan jarak di atas.

  • Dari cm ke m naik 2 tangga, maka dari cm ke m dibagi 100. 1 cm = (1 : 100) m = 1/100 m.
  • Dari mm ke cm naik 1 tangga, maka dari mm ke cm dibagi 10. 1 mm = (1 : 10) cm = 1/10 m.
  • Dari mm ke m naik 3 tangga, maka dari mm ke m dibagi 1.000. 1 mm = (1 : 1.000) m = 1/1000 m.
  • Dari km ke hm turun 1 tangga, maka dari km ke hm dikali 10. 1 km = (1 x 10) hm = 10 hm.
  • Dari km ke dam turun 2 tangga, maka dari km ke dam dikali 100. 1 km = (1 x 100) dam = 100 dam.

Sentimeter dan milimeter membantu mengukur panjang yang lebih kecil dari meter, sementara kilometer membantu mengukur panjang yang lebih besar seperti pada jarak. Misalnya, panjang pensil dapat dihitung dalam sentimeter (cm), sedangkan kilometer dapat mengukur jarak antara dua bangunan atau tempat.

Selain itu, dalam sistem imperial (diikuti di Amerika Serikat) inci, kaki, yard, dan mil digunakan sebagai satuan panjang. Seperti:

  • 1 inci = 2,54 cm = 0,0254 m
  • 1 mil = 1.60934 km = 1.609,34 meter
  • 1 yard = 0,9144 meter

Contoh Soal Satuan Panjang

Berikut ini contoh soal dari makalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Lambung Mangkurat milik Abda Rahmaniah, dkk:

1. Ubahlah 3 kilometer dalam satuan meter!

Jawab:

Buat tangga satuan panjang, perhatikanlah tangga dan apakah naik atau turun. Karena akan mengubah satuan kilometer menjadi meter, sesuai dengan tangga satuan panjang maka kilometer ke meter yaitu turun tiga anak tangga, sehingga dikali dengan 1000.

3 km = 3 x 1000 m = 3.000 m.

Hingga 3 kilometer = 3.000 meter.

2. Sebuah jalan di pedesaan sedang diaspal. Panjang jalan yang sudah diaspal adalah 50 hm. Jika panjang jalan yang akan diaspal adalah 9 km, berapa meter lagi jalan yang belum diaspal?

Jawab:

Panjang jalan yang akan diaspal = 9 km = 9.000 m
Panjang jalan yang sudah diaspal = 50 hm = 5.000 m

Panjang jalan yang belum diaspal = panjang seluruh jalan yang akan diaspal – panjang jalan yang sudah diaspal
= 9.000 m – 5.000 m
= 4.000 m
Jadi, panjang jalan yang belum diaspal adalah 4.000 m.

Nah detikers, itulah tadi pengertian satuan panjang, beserta tangga satuan dan contoh soalnya. Mudah dipahami, bukan? Kamu bisa mengaplikasikan pengukuran satuan panjang dalam keseharianmu.

Simak Video “Ada Terduga Teroris, Standar Masuk MUI Dipertanyakan
[Gambas:Video 20detik]
(aau/fds)

Artikel ini bersumber dari www.detik.com.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News