Viral di Medsos, Ini Link dan Cara Lengkap Main Love Language

Jakarta, CNBC Indonesia – Cinta itu kompleks dengan segala pasang surut yang ada, mulai dari kasmaran hingga patah hati. Namun, tentu ada hal yang bisa membuat cinta lebih sederhana sehingga dua insan bisa langgeng bersama. Belakangan ini muncul love language yang viral di media sosial (medsos) dan diklaim bisa menjadi cara ampuh untuk memahami pasangan.

Bagi Anda generasi terdahulu mungkin belum akrab dengan yang namanya love language. Pasalnya, istilah ini memang tergolong masih baru dan semakin populer karena dijunjung tinggi di kalangan generasi milenial. Meski begitu, agaknya semua kalangan perlu tahu dan mengenal love language agar bisa memahami pasangan dan menjaga keharmonisan hubungan.

Apa Itu Love Language?

Love language juga disebut dengan bahasa cinta dalam bahasa Indonesia. Bagi Anda yang masih skeptis, love language ternyata muncul dan bisa dirasakan dalam kegiatan sehari-hari. Ini berkaitan dengan bagaimana seseorang mengekspresikan rasa cintanya.

Namun, jangan salah paham bahwa love language hanya berlaku kepada pasangan kekasih atau sebatas hubungan romantis. Bahasa cinta ini juga menjadi cara atau ekspresi kasih sayang Anda kepada orang lain di dalam hubungan keluarga hingga pertemanan.

Ada beberapa jenis love language dan tiap orang bisa berbeda-beda. Namun, biasanya jika seseorang tidak mendapatkan love language yang sesuai dengan dirinya itu akan menimbulkan perasaan tidak dicintai dan bakal menjadi permasalahan di dalam hubungan.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui love language Anda dan orang di sekitar. Ini bertujuan agar Anda bisa kompromi dalam bersikap dan memahami tindakan kasih sayang yang orang lain atau pasangan berikan sehingga hubungan bakal terjalin dengan sehat.

Siapa Penemu Love Language?

Anda mungkin masih bertanya-tanya, siapa sih penemu love language. Seperti sudah disinggung sebelumnya, love language adalah istilah yang tergolong baru dan memang belum familiar di lintas generasi. Pasalnya, love language baru ditemukan pada 1992 oleh Dr. Gary Chapman yang merupakan seorang pendeta dan konselor asal Amerika Serikat.

Sebagai seorang konselor pernikahan dan keluarga, Dr. Gary Chapman telah melayani banyak klien selama puluhan tahun. Berbagai keluhan klien itu kemudian itu pelajari lebih lanjut dari segi dan susun dalam sebuah buku dengan judul The Five Love Languages: How to Express Heartfelt Commitment to Your Mate yang terbit pada 1992.

Jenis Bahasa Cinta

Setelah paham pengertian dan siapa penemunya, mari mengenal jenis-jenis love language. Sesuai judul buku karya Dr. Gary Chapman, love language terbagi ke dalam lima jenis yang berbeda. Berikut penjelasan lengkap mengenai jenis-jenis love language:

1. Kata Peneguhan

Love language yang pertama adalah word of affirmation alias kata-kata penegasan. Penegasan yang dimaksud adalah pujian atau apresiasi yang menunjukkan rasa kasih sayang. Meski tampak sederhana, kata-kata tersebut terdengar romantis dan bisa bikin luluh Anda yang punya love language jenis ini.

Contoh word of affirmation adalah ungkapan rasa sayang, ucapan terima kasih, ucapan selamat kepada pasangan, memuji penampilan pasangan, dan masih banyak lagi. Jadi, Anda yang sering mendapatkan kalimat “Aku sayang banget sama kamu”, “Kamu cantik hari ini”, hingga “Istirahat dulu aja kalau capek, kerjanya dilanjut besok lagi” pasti bakal salah tingkah.

Meski tampak klise, orang yang terhubung dengan love language ini bakal merasa dicintai, dihargai, dan dipahami oleh pasangan mereka. Love language jenis ini bisa disampaikan secara langsung atau tidak langsung, seperti via chat, tulisan tangan, telepon, video call, dan lain sebagainya.

2. Tindakan Pelayanan

Nah, acts of service sangat berlawanan dengan jenis love language sebelumnya. Jika kata-kata sudah cukup membuat pemilik word of affirmation luluh, itu tidak mempan bagi love language jenis ini. Pasalnya, acts of service lebih membutuhkan aksi nyata ketimbang hanya omongan belaka.




Foto: love languages (Tangkapan layar via 5lovelanguages.com)

Ketika misalnya sedang dikejar deadline kerjaan dari bos dan belum sempat makan, Anda pasti lebih butuh pasangan yang sigap membelikan pasangan ketimbang hanya memberikan semangat. Nah, ini adalah salah satu contoh tindakan acts of service.

Selain itu, acts of service bisa terlihat dari seseorang yang rela menemani kekasihnya berbelanja keliling mall berjam-jam. Ada juga yang tanggap mengantarkan ke dokter ketika pasangan sakit, membantu menyelesaikan pekerjaan rumah ketika istri sibuk mengurus anak, membuatkan sarapan atau bekal untuk suami/istri, dan masih banyak lagi.

3. Menerima Hadiah

Sesuai namanya, pemilik love language jenis ini lebih senang menerima hadiah. Tidak harus emas berlian dan mobil mewah, hadiah yang diberikan sebaiknya punya makna tersendiri dalam suatu hubungan. Sebagai contoh, misal hadiah pernikahan, hadiah ulang tahun, hadiah wisuda, atau hadiah-hadiah yang bisa diberikan di momen tertentu.

Pemilik love language jenis ini bukan berarti ingin selalu dibanjiri hadiah dari pasangan, tapi mereka butuh hadiah-hadiah sederhana yang menunjukkan bahwa Anda peduli dan memikirkan mereka. Tidak harus selalu barang, Anda juga bisa berikan hadiah berupa kejutan dengan mengajak pasangan ke tempat yang sangat ingin dikunjungi.

4. Waktu Berkualitas

Bagi pasangan yang punya kesibukan masing-masing, pasti perlu meluangkan waktu untuk bersama. Nah, apalagi bagi si pemilik love language quality time. Mereka akan sangat menghargai kebersamaan dengan pasangan meski tidak lama atau hanya berlangsung di akhir pekan.

Tidak perlu repot, duduk bersama di sofa dan mengobrol tentang bagaimana kegiatan mereka serta hal-hal menarik lainnya sudah sangat cukup bagi pemilik love language ini. Terlebih, Anda bisa berada di dekatnya tanpa gangguan pekerjaan dan gadget.

Jika ingin lebih menarik, Anda bisa mengajak pasangan untuk berjalan-jalan dan melakukan aktivitas bersama, seperti melukis hingga bersepeda. Ini juga bisa menjadi waktu yang tepat untuk menyalurkan hobi pasangan. Tidak harus selalu dikemas dengan obrolan serius, hal terpenting adalah kehadiran, komunikasi, kontak mata, hingga saling mendengarkan sudah lebih dari cukup.

5. Sentuhan Fisik

Manusia adalah makhluk sosial yang juga membutuhkan sentuhan fisik, terlebih untuk membangun keintiman dalam sebuah hubungan. Namun, physical touch tidak selalu tentang seks. Anda bisa bergandengan tangan, merebahkan kepala di bahu pasangan, atau memberi pelukan tulus.

Bagi beberapa orang mungkin jarang mendapatkan pujian dari orang tua semasa kecil, tapi mereka mendapatkan kasih sayang dalam bentuk lain, seperti selalu diusap-usap kepalanya hingga disambut dengan pelukan hangat setiap pulang sekolah. Nah, ini juga menjadi salah satu bentuk physical touch.

Link dan Cara Lengkap Main Love Language

Tanpa perlu berlama-lama lagi, mari saatnya mengetahui love language Anda dengan melakukan tes yang lagi viral di medsos. Tes ini viral karena banyak dicoba oleh orang dan dibagikan ke berbagai platform media sosial, seperti Twitter hingga TikTok. Berikut link dan cara lengkap main love language:

  • Buka link Love Language Test di 5lovelanguages.com
  • Setelah situs web terbuka, pilih menu “Quizzes” dan klik opsi “Love Language”
  • Klik “Start the Quiz” untuk memulai tes
  • Anda diminta untuk menjawab setiap pertanyaan yang diberikan. Ada sekitar 30 pertanyaan seputar preferensi karakter dalam menjalin percintaan
  • Setelah semua pertanyaan terjawab, hasilnya akan muncul dengan keterangan apa jenis love language Anda
  • Hasil tes Love Language bisa Anda download dengan klik opsi “Print”.

Bagaimana Love Language Terbentuk?

Bagi Anda yang baru pertama kali melakukan tes, jangan kaget dengan jenis love language yang muncul. Ada pertanyaan yang mungkin muncul, kenapa jenis love language ini Anda miliki. Sejatinya, ini terjadi karena proses pembentukan love language yang sudah berlangsung lama dan tercermin dalam setiap jawaban Anda pada tes tersebut.




bahasa cintaFoto: love languages (Tangkapan layar via 5lovelanguages.com)

Jadi, love language bisa terbentuk dari lingkungan terdekat Anda, yakni orang tua. Jenis love language bakal berbeda-beda tergantung bagaimana Anda mendapatkan cinta dari orang terdekat sejak kecil. Seperti sudah disinggung sebelumnya, love language tidak terbatas kepada pasangan saja.

Sebagai contoh, mungkin Anda sedari kecil biasa mendapatkan pujian dari orang tua ketika berhasil mendapat nilai 100 atau saat menjadi juara kelas. Nah, dari kebiasaan itu bisa terbentuk love language jenis word of affirmation. Sementara, bagi Anda yang terbiasa mendapatkan kecupan manis hingga pelukan hangat dari orang tua bukan tidak mungkin saat ini tampak lebih clingy dan membutuhkan kasih sayang dalam bentuk physical touch.

Manfaat Mengetahui Love Language

  • Pahami pasangan Anda dengan lebih baik
  • Membangun empati dalam hubungan
  • Jaga kemesraan hubungan
  • Mempermudah komunikasi
  • Membuat pasangan merasa dihargai
  • Menjalin hubungan yang sehat
  • Tidak kehabisan ide menunjukkan kasih sayang.

Tips Mengetahui Love Language Pasangan atau Orang yang Disayang:

  • Kenali pasangan Anda lebih baik
  • Pahami love language pasangan
  • Diskusikan jika terdapat perbedaan love language

Nah, itulah penjelasan lengkap mengenai love language serta bagaimana mengakses link dan cara lengkap main tes love language. Setelah mengetahui jenis love language Anda, segera komunikasikan dengan pasangan agar hubungan bisa jadi lebih intim dan sehat. Ingat, love language tidak hanya untuk hubungan romantis ya, tapi juga dalam keluarga hingga pertemanan. Jadi, saling memahami dalam sebuah hubungan adalah keharusan.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)


Artikel ini bersumber dari www.cnbcindonesia.com.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News