Jakarta: SHARE Scholarship membuka peluang bagi mahasiswa yang belum lulus untuk ikut pertukaran pelajar ke luar negeri. Hal ini tentunya bisa menambah pengalaman mahasiswa sebelum masuk ke dunia kerja.
 
SHARE Scholarship merupakan program pertukaran pelajar selama satu semester untuk mahasiswa yang belum lulus dari universitas di seluruh penjuru ASEAN dengan sistem pembayaran penuh. SHARE mempunyai tujuan untuk memperkuat edukasi serta harmonisasi antar negara.
 
Ada banyak manfaat bagi mahasiswa yang mengikuti program ini. Salah satunya, mengenal dunia luar serta sistem kurikulum yang berbeda.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Mungkin lebih enggak ke pelajaran sih sebenarnya. Lebih kayak kita mengetahui bahwa dunia itu sekarang kita tidak kecil. Untuk kuliahnya sih mungkin berbeda ya, karena mungkin dalam SKS dan kurikulum mereka juga berbeda,” ujar penerima Share Scholarship SGH-Warsaw School of Economics, Poland, Eric Weryanto, dikutip dari akun Instagram @ehef.id, Selasa, 26 Juli 2022.
 
Eric menuturkan seseorang ingin mengenal dunia karena memiliki kepentingan masing-masing, seperti belajar di negara tertentu. Selain itu, kultur dan budaya negara orang lain juga dapat dipelajari.
 
“Hal yang bisa dipelajari mungkin lebih ke mempelajari kultur orang, bisa melihat dunia luar juga, atau beberapa yang mungkin tertarik. Seperti contohnya temen saya yang mau ke ke French, atau Netherland. Mau melihat ke situ atau ada kepentingan di situ, untuk mencapai cita-citanya. Mungkin di situ musiknya bagus, mungkin di Belgia musiknya bagus. Ada yang seperti itu sih biasanya,“ kata Eric.
 
Penerima SHARE Scholarship lainnya di Uppsala University Sweden, Ria Destya, mengatakan banyak hal baru yang dapat dipelajari. Hal baru tersebut baik dari segi edukasi maupun lingkungan yang benar-benar jauh berbeda dengan Indonesia.
 
“Kayak hal pertama yang aku lihat dan aku pelajari, but (tapi) kalau dari education sendiri, banyak sih yang berbeda. Dari university saja ya di Uppsala aku seneng banget kayak banyak banget perpustakaan di Uppsala. Setiap kampus ada dan sangat nyaman ya, banyak ijo-ijonya juga, jadi kayak belajar, baca buku, belajar bareng juga enak,” ujar Ria. (Gabriella Carissa Maharani Prahyta)
 

 

(REN)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News