loading…

Pendiri Komunitas Trader Logicuan Himawan Sutanto saat memandu Live Trading Logicuan di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (1/7/2022).

JAKARTA – Himawan Sutanto, pendiri Komunitas Trader Logicuan memperkenalkan metode tebar jala bagi publik yang berminat bermain saham . Himawan mengklaim, metode ini memberikan kesempatan bagi semua orang bisa mengambil keuntungan dari bursa saham.

“Ini metode baru. Memang bagi sebagian orang itu sangat menarik dan itu membuktikan kalau semua orang bisa ngambil cuan, ngambil keuntungan dari bursa saham dengan cara yang sederhana atau simpel,” kata Himawan di sela acara Live Trading Logicuan di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (1/7/2022).

Menurut Himawan, yang dimaksud metode tebar jala yakni di komunitas trader Logicuan diarahkan untuk membeli saham di banyak emiten. Dengan membeli saham di banyak emiten dimungkinkan tiap hari bisa mengambil keuntungan.

(Baca juga:Sisi Gelap Anak Muda Main Saham)

“Kalau kita punya 30 atau 40 emiten, minimal 5 sampai 10 emiten kan lumayan. Dan itu konsisten tiap hari, dapat cuan itu tiap hari. Dapat keuntungan itu tiap hari. Nah itulah yang akan kita akumulasi dan kita hitung sebagai penghasilan bulanan,” kata Himawan.

Di Logicuan ini, kata Himawan, kelebihannya siapapun bisa ikut. Tidak perlu apakah orang tersebut bisa main saham atau tidak. “Dia bisa masuk dan merasakan cuan dulu, baru belajar. Jadi saya ingin membalikkan persepsi orang kalau bermain saham itu sulit, bermain saham itu harus pinter dulu, tapi ini saya balik dengan cara, yuk temen-temen merasakan cuan-nya setiap hari sambil mempelajarinya. Itu kan lebih exsited, lebih menyenangkan,” katanya.

(Baca juga:Gadein BPKB buat Main Saham, Pengamat: Literasinya ‘Jongkok’)

Menurut Himawan, Komunitas Trader Logicuan ada sekitar 4.000 orang. Mereka berasal dari seluruh Indonesia. Bahkanada yang dari luar negeri mulai negara Arab Saudi, Kuwait, Hong Kong, China. “Ada juga beberapa yang dari Eropa dan Australia,” katanya.

Latar belakang anggota Komunitas Trader Logicuan ini, kata Himawan, sangat variatif, semua range usia ada, semua profesi, ekonomi dan lain-lain semua ada. Karena, menurutnya, tidak semua orang memiliki latar belakang yang sama. “Karena Logicuan itu komunitas gratis. Jadi walaupun ada anggota kami yang tidak bisa main saham sama sekali, itu bisa masuk ke Logicuan. Sebaliknya orang yang sudah bisa main saham bahkan yang sudah puluhan tahun itu banyak juga yang masuk ke Logicuan,” paparnya.

(Baca juga:Fenomena Main Saham Pakai Duit Panas, BEI Wanti-wanti)

Karena itu, kata Himawan, keberadaan Logicuan ini pasti menguntungkan Bursa Efek Indonesia (BEI) karena banyak investor yang masuk ke bursa. Menguntungkan ‘sirkulasi’ transaksi di BEI karena Logicuan memberikan kesempatan kepada orang tempat mencari nafkah.

“Karena konsep kita kan trading for living, mencari makan di bursa saham untuk menggantikan mungkin yang sebelumnya punya penghasilan, tapi karena mungkin karena pandemi sehingga kini tak ada penghasilan, maka itu bisa didapatkan di BEI. Ini sudah teruji dan banyak yang merasakan,” kata Himawan.

(dar)

Artikel ini bersumber dari ekbis.sindonews.com.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News