loading…

Gerbang tol Bali Mandara. Foto/Ist

JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) melakukan penataan dan beautifikasi pada ruas tol Bali Mandara.

Penataan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut penyelenggaraan G20 di Bali pada November 2022. Saat ini proses pengerjaan proyek tersebut sudah mencapai 90%.

Mengutip laman resmi BPJT, jalan tol yang membentang di Pulau Dewata ini merupakan salah satu jalan tol atas air terpanjang di dunia yang menghubungkan wilayah Ngurah Rai, Benoa, dan Nusa Dua yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Bali Tol (JBT).

Baca juga: Digelar November 2022, Sandiaga Uno: Persiapan Event G20 di Bali On the Track!

Program beutifikasi dan penataan lansekap yang dilakukan pada jalan tol Bali Mandara dimulai dari pemasangan ornamen pada tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 549 unit.

Selanjutnya dilakukan penanaman total 756.800 bibit mangrove di jalan tol Bali Mandara, tepatnya di interchange Ngurah Rai dan di Km 3+600.

Jumlah ini termasuk penanaman bibit mangrove yang membentuk tulisan G20 sebesar 158×54 meter dengan total 300.000 bibit.

Baca juga: Tagar #PantaiMilikPublik Mendadak Trending, Warganet Sebut Bali dan NTT

Pekerjaan konstruksi juga dilakukan pada gerbang tol dengan desain angkul-angkul Bali di tiga gerbang tol (Nusa Dua, Benoa dan Ngurah Rai) dan telah memasuki tahap akhir penyelesaian.

Selain itu juga dilakukan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga gerbang tol yang merupakan kerja sama program green energy bersama PT Bukit Energi Investama.

Kemudian melakukan program Green Environment di antaranya penanaman pohon dan pembuatan taman di akses gerbang tol, media dan taper jalan tol.

(ind)

Artikel ini bersumber dari ekbis.sindonews.com.

Baca Artikel Menarik Lainnya dari Customer.co.id di Google News